News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Manfaat Kebiasaan Bercerita Bagi Perkembangan Si Kecil

Manfaat Kebiasaan Bercerita Bagi Perkembangan Si Kecil


Kebiasaan bercerita ternyata memiliki banyak sekali manfaat bagi tumbuh kembang si kecil. Untuk itu ayah dan bunda sepertinya sangat cocok untuk membiasakan bercerita kepada si kecil sejak dini. Dalam hal ini, Anda bisa memulainya dengan membiasakan untuk menceritakan hal-hal sederhana baik yang diambil dari buku dongeng atau yang lainnya, kemudian Anda juga bisa menceritakan tentang kejadian-kejadian yang Anda alami, serta jangan lupa untuk meminta si kecil menceritakan kembali apa yang telah dilihat atau dialaminya. 

Perlu diketahui bahwa ternyata kebiasaan bercerita dapat memberikan stimulus kepada si kecil untuk mengasah kemampuan ingatannya. Nah pada umumnya, anak baru bisa mengungkapkan sebuah cerita jika ia sudah memasuki usia 2 – 5 tahun. Iya bercerita merupakan sebuah metode komunikasi universal yang memiliki pengaruh besar bagi jiwa manusia, apalagi anak-anak. Nah dengan bercerita, si kecil tidak hanya mendapatkan kesenangan atau hiburan saja melainkan juga sebagai sarana yang bisa dimanfaatkan orang tua untuk memberikan pendidikan kepada anak bahkan hingga masuk ke aspek pembentukan kepribadian si kecil. 

Selain itu, terdapat beberapa manfaat bercerita kepada anak yang diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Sebagai sarana pembentukan pribadi dan moral si kecil
Cerita merupakan hal yang sangat efektif dalam mempengaruhinya berpikir dan juga berperilaku. Nah hal ini akan saling bersambutan dengan sikap anak yang pada umumnya sangat senang mendengarkan cerita meskipun sudah berulang-ulang. Dalam hal ini orang tua dapat memberikan cerita-cerita yang mengandung unsur pendidikan seperti kisah para nabi, cerita-cerita pahlawan, dan sebagainya. Nah cerita-cerita yang mengandung nilai moral tersebut tentu akan bermanfaat untuk membentuk kepribadian dan juga moral si kecil. 

2. Meningkatkan kemampuan berbahasa
Baik secara langsung maupun tidak langsung, bercerita juga dapat mengembangkan kemampuan berbahasa yakni melalui perbendaharaan kata yang seringkali di dengarkannya. Nah dalam hal ini perkembangan kemampuan berbahasa si kecil akan sangat berpengaruh pada si pemberi cerita, yakni apakah pemberi cerita mengunakan bahasa yang baik dan benar atau yang lainnya. 

3. Mengasah imajinasi
Nah pada saat ayah atau bunda memberikan cerita kepada si kecil, maka secara tidak langsung anak akan di berikan stimulus untuk menciptakan gambaran visual di angan-angannya. Misalnya pada saat dibacakan cerita tentang si kancil mencuri timun, maka di benak si kecil akan muncul gambaran tentang bagaimana si kancil yang mengendap-endap untuk mengambil timun di kebun pak tani. Selanjutnya anak juga akan berimajinasi bagaimana pak tani bisa mcul dan secara tiba-tiba memergoki si kancil yang sedang makan timun hasil curiannya, dan seterusnya. Nah imajinasi yang dibagung pada saat menyimak cerita inilah yang kemudian akan memberikan dampak positif bagi si kecil terutama saat ia menghadapi masalah. Dengan memiliki daya imajinasi yang baik, maka diharapkan anak dapat menyelesaikan masalah secara kreatif. 

4. Melatih konsentrasi
Bercerita juga merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat untuk melatih konsentrasi si kecil. Melalui bercerita, si kecil secara tidak langsun akan terbiasa untuk mendengarkan, menyimak mimik serta gerak dari pemberi cerita, mengembangkan imajinasi, bahkan memberikan terkadang dapat memberikan komentar di sela-sela cerita. Nah kegiatan-kegiatan tersebut tentunya sangat bermanfaat untuk melatih konsentrasi pada anak. 

5. Melatih si kecil untuk berkomunikasi
Bercerita juga merupakan kegiatan yang dapat digunakan untuk melatih kemampuan berkomunikasi pada si kecil. Iya aktivitas bercerita akan melatih si kecil untuk mendengarkan, memahami isi pembicaraan, kemudian memberikan tanggapan atas apa yang ia dengarkan. 

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment