News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Alasan Kenapa Imunisasi Difteri Perlu Dilakukan

Alasan Kenapa Imunisasi Difteri Perlu Dilakukan


Imunisasi Difteri - Difteri merupakan sebagai salah satu penyakit yang disebabkan oleh adanya bakteri Corynebacterium diphteriae. Bakteri ini menghasilkan toksin yang pada nantinya bisa meluas ke seluruh tubuh. Toksin dari bakteri ini bisa menyebabkan tejadinya kerusakan jaringan setempat serta menyebabkan terjadinya suatu selaput yang bisa menyumbat jalan napas. Selain itu toksin tersebut juga bisa beredar ada di dalam aliran darah serta menyebabkan berbagai macam komplikasi yang lainnya contohnya yaitu miokarditis dan kelainan darah seperti trombositopenia.

Biasanya Gejala dan tanda difteri ini yaitu demam, muncul selaput di tenggorokan yang berwarna putih keabu-abuan dan mudah berdarah ketika di lepaskan, serta sakit ketika digunakan untuk menelan. Gejala ini biasanya disertai dengan pembesaran kelenjar getah bening leher dan pembengkakan pada jaringan lunak leher yang disebut dengan bullneck. Selain itu, biasanya juga ditemukan pada anak mengalami sesak napas dan disertai dengan suara mengorok.

Penyakit difteri ini bisa ditularkan dengan percikan cairan dari saluran pernapasan atau jika kontak langsung dengan cairan tersebut, yaitu cairan yang keluar dari saluran pernapasan contohnya ketika seseorang bersin atau batuk. Penularan lewat luka terbuka di kulit juga bisa saja terjadi, akan tetapi hal tersebut juga lebih jarang ditemui. Biasanya difteri ini ada imunisasinya sendiri, lantas bagaimana imunisasi difteri ini?

Pemberian imunisasi difteri
Imunisasi difteri ini biasanya diberikan dengan cara disuntikkan, pmberian imunisasi sangat disarankan untuk dilakukan semenjak masih bayi. Imunisasi ini juga disebut dengan DTP (Difteri, Tetanus, Pertusis) yang merupakan imunisasi diberikan pada bayi sebanyak kurang lebihn tiga kali yaitu pada usia 2, 3, dan 4 bulan. Selain itu, dilakukan imunisasi ulangan yaitu berupa booster sebanyak 2 kali yaitu untuk usia 18 bulan dan 5 tahun.

Dalam hal ini ternyata pemerintah juga memberikan saran untuk melakukan pemberian imunisasi untuk anak sekolah dsar (SD) yaitu dengan melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Anak sekolah dasar atau sudah sederajat kelas 2 dan 5 tentunya wajib untuk memperoleh imunisasi Td. Kemudian berikutnya ada imunisasi ulangan yang  dilakukan untuk setiap 10 tahun, termasuk bagi orang dewasa.

Kenapa wajib imunisasi?
Mungkin saja Anda masih ragu untuk memperoleh imunisasi difteri ini, mengingat difteri ini sebagai salah satu penyakit yang bisa dicegah dan dikendalikan yaitu dengan menggunakan cara di vaksin (imunisasi) difteri. Selain ini dapat meningkatkan kekebalan tubuh anak terhadap difteri, maka imunisasi tersebut juga mampu untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut lebih lanjut. Karena itu, penting untuk setiap anak bisa memperoleh imunisasi difteri.

Jangan khawatir, karena imunisasi tersebut sudah dinyatakan aman untuk anak-anak dan orang dewasa. Efek sampingnya sangat jarang terjadi, dan biasanya ini bersifat ringan contohnya yaitu demam. Ini wajar karena tubuh dengan adanya imunisasi tersebut akan bereaksi terhadap vaksin yang diberikan.

Mencegah Lebih Baik dari Pada Mengobati
Nah dalam hal ini imunisasi difteri ini sanfat penting untuk dilakukan, karena difteri ini merupakan penyakit yang berbahaya juga ketika menjangkit seseorang terlebih untuk anak-anak. Dengan imunisasi tersebut kita berusaha mencegah, karena kita tahu dan sepakat bahwasannya mencegah ini lebih baik dari pada mengobati.

Saatnya kini Anda mencegahnya dengan melakukan imunisasi pada anak, pastikan bahwa imunisasi pada anak Anda lakukan secara berkala. Demikian informasi yang kami sampaikan semoga bermanfaat.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment